STUDI KEBANTENAN (NGABEDAH BANTEN)
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2019
Oleh : M Aris Mulya Firmansyah
Ngabedah Banten merupakan
suatu kegiatan yang diselenggarakan pada mata kuliah Studi Kebantenan di
Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas
Sultan Ageng Tirtayasa. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh seluruh
mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UNTIRTA angkatan 2018. Kegiatan yang
berkonsep pameran tersebut berhasil diselenggarakan pada hari selasa, tanggal 3 September 2019.
Kegiatan ngabedah Banten
ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan ciri khas dari tiap
daerah yang ada di Banten, selain itu juga kita memperkenalkan kuliner,
pariwisata, dan busana, serta memperkenalkan sumber daya alam yang ada di
provinsi Banten. Kegiatan Ngabedah Banten ini juga diselenggarakan dalam rangka
memeriahkan acara gebyar untuk memenuhi tugas studi kebantenan di SMAN 02 Kota
Serang
Pada kegiatan Ngabedah
Banten ini target peserta yang dituju yaitu para siswa-siswi, guru, serta tamu
undangan dalam kegiatan “Dialog Remaja 4.0” Yang diselenggarakan di SMAN 2 Kota
Serang.
Pada saat kegiatan gebyar
Banten yang di adakan pada tanggal 3 September 2019 yang bertempat di SMA
negeri 2 kota serang, ada beberapa potensi tiap daerah di Provinsi Banten yang
ditampilkan pada saat itu mulai dari pariwisata, kuliner, serta busana khas
asli banten. Kuliner yang kami hidangkan di kegiatan tersebut berasal dari
beberapa daerah yang ada di Banten,
seperti Kabupaten Lebak yang memiliki banyak sekali kuliner khas mulai dari
baso ikan Malingping , kikiping, jojorong, leumeng dan masih banyak lagi. Bukan
hanya kuliner saja ada berbagai pariwisata terkenal yang kami tampilkan seperti
Pantai Sawarna, Negeri di atas awan, Perpustakaan Saidja Adinda dan masih
banyak lagi. Ada pula sumber daya alam melimpah yang kami sajikan di kegiatan
tersebut mulai dari perkebunan sawit, perkebunan karet, tambak ikan, tambang
mas, tambang batubara dan semen. Di daerah Banten juga tepat pada daerah Lebak
atau Rangkasbitung memiliki suatu suku dengan kebudayaan yang begitu kental,
dan sudah tidak asing lagi di dengar oleh telinga yaitu suku Baduy. Ada pula
wisata religi yang terdapat di daerah Lebak yaitu SAJRA mungkin terdengar asing
di telinga tetapi wisata tersebut banyak didatangi para pengunjung terutama di
hari libur. Bukan hanya daerah Lebak dan Rangkasbitung saja yang kami tampilkan
di kegiatan tersebut ada juga daerah lain yang kami pamerkan potensi daerahnya
seperti daerah Tangerang dan Cilegon. Pada daerah Tangerang kami menampilkan
beberapa pariwisata terkenal seperti Danau Biru Cigaru, Tebing Koja, Pantai
Tanjung Kait, Pulau Cangkir dan masih banyak lagi. Selain pariwisata kami juga
menghidangkan beberapa kuliner khas Tangerang seperti Kacang Cisoka, Kacang
Kecap, Mie Laksa, Kue Cucur hingga Kue Ape yang semakin melengkapi hidangan
kuliner pada saat itu, yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi para
pengunjung yang datang di kegiatan ini.
Kegiatan
Ngabedah Banten tersebut berisi beragam macam acara yang berkolaborasi dengan
kepanitiaan kegiatan “Dialog Remaja 4.0” di sekolah tersebut. Kegiatan tersebut
diawali dengan pembukaan dengan pembacaan do’a yang dilakukan oleh seluruh Mahasiswa
Pendidikan Biologi UNTIRTA angkatan 2018. Selanjutnya yaitu penilaian pameran
di setiap kelas oleh Ibu Enggar. Setelah melakukan penilaian dilanjutkan dengan kegiatan Open House yaitu ditandai
dengan pengunjung yang mulai memasuki ruangan pameran.
Tingkat kepuasan dari
penyelanggara dan pengunjung yaitu cukup puas, karena merasakan kerja sama tim
yang cukup baik. Melalui acara Ngabedah Banten kami merasakan ke solidaritasan,
baik dari solidaritas mahasiswa dalam satu kelas maupun mahasiswa dalam satu
angkatan. Bukan hanya itu saja kami juga melihat tingkat kepuasan dari
pengunjung, mulai dari ekspresi, gestur tubuh dan cara mereka bertanya, mereka
terlihat antusias apalagi pada saat mencicipi makanan khas dari setiap daerah
yg ada di provinsi Banten.
Semua
hal yang dilakukan di kegiatan tersebut, semata bertujuan untuk mengenalkan
potensi yang ada di Banten. Dengan harapan, bahwa kita sebagai generasi penerus
bangsa khususnya di daerah Banten bisa mengetahui serta dapat mengembangkan
potensi yang ada di Banten bahkan bisa memajukan Banten dari segala aspek
sehingga dapat terwujudnya Banten yang JAWARA.





Komentar
Posting Komentar