KONDISI PENDIDIKAN DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2018

KONDISI PENDIDIKAN DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2018

Oleh : M Aris Mulya Firmansyah
Jurusan Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa


Kemajuan suatu daerah dilihat dari sumber daya manusianya (SDM). Oleh karena itu, suatu daerah harus melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu memajukan daerah itu dan mampu bersaing di berbagai sektor. Semua itu dapat diwujudkan melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.
Pendidikan merupakan salah satu wahana pembentuk karakter bangsa dan sekolah adalah lokasi penting dimana para siswa dapat belajar dan membentuk jati dirinya untuk meraih cita-cita serta memajukan bangsa khususnya daerah tempat tinggal siswa itu sendiri. Seiring dengan derasnya tantangan global, tantangan dunia pendidikan pun menjadi semakin besar, serta tuntutan lapangan pekerjaan akan lulusan pendidikan pun semakin meningkat, hal inilah yang menjadi tugas besar  bagi dunia pendidikan Indonesia khususnya di daerah Banten untuk dapat menyuplai lulusan terbaik.
Menurut data BPS Provinsi Banten 2018 presentase penduduk usia 7-24 tahun yang belum pernah sekolah sebanyak 0,42%, yang masih sekolah sebanyak 68,26% dan yang tidak sekolah lagi sebanyak 31,32%. Presentase penduduk berumur 15 tahun keatas yang melek huruf menurut data BPS Provinsi Banten 2018 yaitu di perkotaan sebanyak 93,82% dan di perdesaan sebanyak 88,93%. Dari data presentase melek huruf diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan di Banten masih belum merata karena masih ada daerah yang memiliki penduduk buta huruf.
Sedangkan data jumlah Desa/Kelurahan yang memiliki fasilitas sekolah menurut Kabupaten/Kota dan tingkat pendidikan Provinsi Banten 2018 adalah sebagai berikut, jumlah Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2018 di Kabupaten Pandeglang sebanyak 339 unit, Kabupaten Lebak sebanyak 343 unit, Kabupaten Tangerang sebanyak 274 unit, Kabupaten Serang sebanyak 326 unit, Kota Tangerang sebanyak 103 unit, Kota Cilegon sebanyak 43 unit, Kota Serang sebanyak 67 unit dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 54 unit. Sedangkan jumlah Sekolah Menengan Atas (SMA) pada tahun 2018 di kabupaten Pandeglang sebanyak 102 unit, Kabupaten Lebak sebanyak 115 unit, Kabupaten Tangerang sebanyak 149 unit, Kabupaten serang sebanyak 123 unit, Kota Tangerang sebanyak 68 unit, Kota cilegon sebanyak 31 unit, Kota Serang sebanyak 36 unit dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 41 unit. Data jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada tahun 2018 di Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang sebanyak 79 unit, Kabupaten Lebak sebanyak 69 unit, Kabupaten Tangerang sebanyak 111 unit Kabupaten Serang sebanyak 88 unit, Kota Tangerang sebanyak 66 unit, Kota Cilegon sebanyak 13 unit, Kota Serang sebanyak 23 unit dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 28 unit.
Di Provinsi Banten menurut data BPS 2018 jumlah peserta didik yang tamat pendidikan pada tahun 2018 pada jenjang SMA dan Perguruan tinggi sebanyak 26,65% dan 8,65% dari jumlah seluruh peserta didik di Provinsi Banten. Angka ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan provinsi lainnya yang ada di Indonesia, hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor seperti pendidikan yang belum merata, infrastruktur yang kurang memadai sehingga menurunkan semakin siswa dan guru untuk berangkat ke sekolah, kurangnya kualitas tenaga pendidik, akses jalan yang buruk, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.
Dari sebagian data BPS Provinsi Banten yang telah ditampilkan diatas diharapkan dapat membuka pandangan kita terhadap kondisi yang sedang di alami dunia pendidikan Provinsi Banten yang masih banyak kekurangan dan membutuhkan perhatian penuh untuk terus dibenahi dari hari kehari sehingga Pendidikan di Provinsi Banten dapat menghasilkan lulusan terbaik, lulusan unggulan, lulusan yang mampu menghasilkan karya yang dapat membawa nama baik Banten, dan  lulusan yang memiliki daya saing tinggi yang mampu mengharumkan nama baik Indonesia di ranah intenasional. Tentu saja untuk mewujudkan itu semua diperlukan kesadaran dari semua pihak tidak hanya pemerintah saja yang berusaha memperbaiki Pendidikan di Banten, tapi dari semua lapisan masyarakat harus sadar dan harus ikut serta dalam memajukan pendidikan di Provinsi Banten.

Komentar